Rabu, 31 Juli 2019

Kota Seribu Cerita




BANJARMASIN


Di sini, di kota ini aku belajar banyak hal dan Menemui banyak orang.

Di kota ini, aku belajar bahwa yang datang dengan senyum bisa pergi tanpa pamit, dan di balik indahnya suatu pemandangan ada orang  di belakangnya yang selalu menjaga dan merawatnya.

Di kota ini, aku belajar banyak hal. Mulai dari pertemanan, percintaan, keindahan, tempat- tempat yg begitu membekas di hati, karna ada moment yang tak terlupakan di sana, dan banyak hal lagi yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.

Di kota ini, aku banyak menemukan cinta, walau pun kadang yang datang sudah pergi, yang diperjuangkan sudah hilang, yang awalnya sejalan kini berlawanan arah, bahkan ada datang saat perlu dan pergi saat keperluannya sudah terpenuhi.

Di sini juga aku belajar berjuang, menyisihkan sedikit rejeki untuk orang tua.

Hidup ku banyak berubah disini, dari yang hitam kelam dan mulai memperlihatkan bercak- bercak putihnya, sedikit- demi sedikit. Seiring perubahan hati dan orang yang ditemui.

Banjarmasin.

Kau tak akan pernah terlupakan, kau menyimpan banyak cerita dan kenangan.

Itu sedikit cerita ku tentang kotaku yang sebenarnya belum bisa mendiskripsikan semua apa yang aku rasakan selama di sini.

Terlalu banyak hal yang ku temui di sini.

Kalo kamu? Tinggal di mana? Dan coba ceritakan hal mengesankan apa yang kamu tak pernah lupakan di kota mu?
Tinggalkan di kolom komentar ya? 😊

Selasa, 30 Juli 2019

Hobi baca

Awal mula aku mulai tertarik dengan buku itu, waktu aku duduk di bangku SMP kelas 8.

Awalnya sih iseng- iseng aja ke perpus, baca- baca buku yang ada gambarnya (maklumlah masih mancing minat bacanya) hehe.

Seiring waktu berjalan, mulai lah tuh coba berpindah baca ke tulisannya yang minim gambar. Ketemulah dengan novel bergenre misteri , yang mengisahkan tentang 3 anak muda yang membangun biro penyelidikan gitu, dengan berbagai misteri dan kasus yang mereka hadapi . Biro penyelidikan mereka, mereka beri nama TRIO DITEKTIF . Yang di tulis oleh William Arden, penulis yang tidak begitu ku kenal. Tapi melewati novelnya ini, dia mampu membuat hobi membaca ku bergejolak!.

Selang waktu berjalan, semua novel trio ditektif yang ada di perpustakaan kami waktu itu habis aku baca. Sementara otak ku seolah masih haus akan kata- kata dan ilmu.

Saat itu mulailah aku coba membaca buku- buku lain. Mulai dari novel (berbagai macam genre), sejarah, arkeologi, agama, dll (kebanyakan pengetahuan umum).
Saat itu banyak kata dan kalimat di dalam kepalaku, dan tidak bisa tertuangkan. Mulai lah aku bercita- cita menjadi penulis saat itu (dan masih menjadi impian ku sampai saat ini).

Sampai saat ini aku sudah bekerja, dan aku masih suka membaca. Walau tidak bisa sesering dulu lagi.

Jadi itu tadi cerita pengalaman pertama aku mulai hobi membaca.
Kalo kalian? Bagaimana awal mula kalian hobi membaca? Coba ceritakan di kolom komentar ya :)

Hp dan manusia

Cara kerja komponen HP secara mendalam tapi tetap mudah dipahami, dari yang paling inti sampai pendukungnya. Anggap saja HP itu tubuh manusi...