Awal mula aku mulai tertarik dengan buku itu, waktu aku duduk di bangku SMP kelas 8.
Awalnya sih iseng- iseng aja ke perpus, baca- baca buku yang ada gambarnya (maklumlah masih mancing minat bacanya) hehe.
Seiring waktu berjalan, mulai lah tuh coba berpindah baca ke tulisannya yang minim gambar. Ketemulah dengan novel bergenre misteri , yang mengisahkan tentang 3 anak muda yang membangun biro penyelidikan gitu, dengan berbagai misteri dan kasus yang mereka hadapi . Biro penyelidikan mereka, mereka beri nama TRIO DITEKTIF . Yang di tulis oleh William Arden, penulis yang tidak begitu ku kenal. Tapi melewati novelnya ini, dia mampu membuat hobi membaca ku bergejolak!.
Selang waktu berjalan, semua novel trio ditektif yang ada di perpustakaan kami waktu itu habis aku baca. Sementara otak ku seolah masih haus akan kata- kata dan ilmu.
Saat itu mulailah aku coba membaca buku- buku lain. Mulai dari novel (berbagai macam genre), sejarah, arkeologi, agama, dll (kebanyakan pengetahuan umum).
Saat itu banyak kata dan kalimat di dalam kepalaku, dan tidak bisa tertuangkan. Mulai lah aku bercita- cita menjadi penulis saat itu (dan masih menjadi impian ku sampai saat ini).
Sampai saat ini aku sudah bekerja, dan aku masih suka membaca. Walau tidak bisa sesering dulu lagi.
Jadi itu tadi cerita pengalaman pertama aku mulai hobi membaca.
Kalo kalian? Bagaimana awal mula kalian hobi membaca? Coba ceritakan di kolom komentar ya :)
Selasa, 30 Juli 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hp dan manusia
Cara kerja komponen HP secara mendalam tapi tetap mudah dipahami, dari yang paling inti sampai pendukungnya. Anggap saja HP itu tubuh manusi...
-
Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna. Dan setiap manusia diberi hati dan perasaan yang berbeda- beda. Hati tid...
-
Mata itu.. Mata yang sanggup mengetuk pintu hatiku.. Mata itu mampu mengalihkan duniaku.. Menghipnotisku.. Membangkitkan ...
-
Cara kerja komponen HP secara mendalam tapi tetap mudah dipahami, dari yang paling inti sampai pendukungnya. Anggap saja HP itu tubuh manusi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar